Adapun sektor yang melemah yaitu sektor perkebunan dan properti yang turun sebesar -13.30% dan -4.31%. Penurunan pada sektor perkebunan sejalan dengan tertekannya harga komoditas CPO sebesar -24.80% (ytd) ke level MYR 2,444 perton.
Di mana sentimen negatif pada CPO yaitu pasokan yang terus meningkat serta penurunan permintaan dari pasar global.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penguatan sepanjang tahun 2017 terjadi seiring optimisme pelaku pasar terhadap kenaikan peringkat oleh lembaga S&P, Moody's dan Fitch.
Adapun lembaga pemeringkat S&P pada bulan Mei 2017 meningkatkan peringkat investasi Indonesia menjadi BBB- dari BB+.
Kemudian, pada akhir tahun 2017 Lembaga pemeringkat utang internasional Moody's juga mengumumkan indikator "Liquidity Stress Indicator (LSI)" bulan November sebesar 23,1% turun dibanding bulan Oktober sebesar 24%.
Penurunan tersebut menunjukkan bahwa ancaman kesulitan likuiditas semakin berkurang, diharapkan potensi kredit macet juga akan menurun di tahun 2018. Bukan hanya itu, Fitch juga meningkatkan peringkat investasi Indonesia menjadi BBB (Outlook Stabil) dimana sebelumnya adalah BBB- (Outlook Positif).
Pelaku pasar asing membukukan aksi jual bersih (netsell) sepanjang tahun senilai Rp 2,9 triliun. Nilai tukar Rupiah terdepresiasi sebesar 0,60% ke level Rp 13,555.
Global Market dari bursa Wall Street, sepanjang tahun 2017 Indeks Dow Jones naik 24.33% (ytd), S&P menguat 18.42% (ytd) dan Nasdaq terangkat 27.16% (ytd).
Positifnya pergerakan indeks bursa AS seiring dengan perbaikan ekonomi yang terus menunjukkan pemulihan, serta potensi penurunan beban perusahaan dimasa depan dikarenakan kebijakan reformasi pajak yang saat ini telah mendapat persetujuan.
Rally tersebut secara luas diperkirakan masih berlanjut di tahun 2018, didukung oleh undang-undang reformasi pajak yang mampu menurunkan beban perusahaan AS.
Adapun penguatan pada indeks juga terjadi di tengah ketegangan geopolitik antara AS dan Korut serta ketidakstabilan politik di Washington.
IHSG telah menyentuh target resistance harmonic di fibonacci retracement 261.8% di level 6,334. RSI, Stochastic berada di area ovesbought dengan MACD masih positif serta volume meningkat.
IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah di kisaran 6,290-6,361. (dna/dna)










































