Sementara itu, seluruh bursa saham Asia ditutup dalam teritori positif, di mana IHSG dan Hang seng memimpin penguatan masing-masing sebesar 2.07% dan 1.66%.
Penguatan tersebut terjadi dikarenakan pelaku pasar yang merespon positif kebijakan Presiden Trump yang kembali mengaktifkan pemerintahan AS pada hari Selasa ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, indeks utama bursa Wall Street bergerak mixed dengan mayoritas ditutup dalam teritori positif pada perdagangan semalam (23/01). Indeks S&P dan Nasdaq masing-masing terangkat 0.22% dan 0.71%. Penguatan ini terjadi seiring kenaikan pada saham Netflix yang signifikan sebesar 9.98% dikarnakan laporan pelanggan baru yang jauh di atas ekspektasi.
Adapun Indeks Dow Jones melemah tipis 0.02% dikarenakan penurunan pada saham Johnson & Jonhson dan Procter & Gamble yang masing-masing turun 4.26% dan 3.09%. penurunan tersebut dikarenakan adanya laporan atas margin perusahaan yang lebih rendah dari sebelumnya.
Sementara dari pasar komoditas, harga minyak mentah naik 0.94% ke level USD 64.45 perbarel seiring kekhawatiran pasar terhadap penurunan pasokan minyak dunia dimana kementerian energi Arab Saudi kembali memberikan pernyataan yang mengindikasikan adanya pemangkasan produksi hingga tahun 2019.
IHSG ditutup menguat signifikan sebesar 2.1% ke level 6,635. IHSG sudah mencapai target fibonacci retracement di rasio 161.8%. RSI, Stochastic berada di
area overbought dan MACD masih positif dengan volume turun. Kami perkirakan IHSG melemah terbatas di kisaran 5,560 - 6,667. (zlf/zlf)











































