Adapun saham yang menjadi penggerak indeks di antaranya: UNVR, HMSP, ASII, BBRI, BBNI
Penurunan pada IHSG dikarenakan saham UNVR dan ASII yang turun signifikan pada perdagangan kemarin sebesar 5,51% dan 2,01% di mana keduanya termasuk dari sepuluh saham dengan Market Capitalization terbesar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaku pasar asing membukukan aksi jual bersih (netsell) sebesar Rp 659 miliar. Nilai tukar rupiah terapresiasi sebesar 0,62% ke level Rp 13.889.
Sementara itu indeks utama bursa Wall Street ditutup dalam teritori negatif pada akhir sesi perdagangan semalam. Indeks Dow Jones turun 1.74%, S&P melemah 1.34% dan Nasdaq tertekan 1.70%.
Pelemahan indeks kembali berlanjut seiring kekhawatiran pelaku pasar yang makin meningkat. Hal ini direfleksikan dengan kenaikan imbal hasil obligasi AS 10 tahun yang menyentuh diatas level 3%.
Kekhawatiran ini dikarenakan potensi kenaikan inflasi serta peningkatan jumlah hutang AS.
IHSG ditutup anjlok sebesar 1.3% ke level 6,229. IHSG break down support terdekat dengan indikator Stochastic bergerak bearish dan MACD histogram bergerak turun serta tekanan volume meningkat. Kami perkirakan IHSG kembali melanjutkan pelemahan dengan pergerakan di kisaran 6,165-6,250. (dna/dna)











































