Follow detikFinance
Senin, 23 Jul 2018 08:42 WIB

OSO Securities: IHSG Berpeluang Menguat

OSO Securities - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pada perdagangan hari Jum'at (20/07), IHSG ditutup menguat tipis sebesar 0,03% ke level 5.872,78. Enam dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam zona hijau, dimana sektor Infrastruktur dan Barang Konsumsi memimpin penguatan masing-masing sebesar 1,26% dan 0,75%. Adapun saham yang menjadi penggerak indeks di antaranya HMSP, BBRI, GGRM, TLKM, SMGR.

Minimnya sentimen positif dari dalam maupun luar negeri masih mempengaruhi pergerakan Indeks pada perdagangan akhir pekan lalu. Pelaku pasar asing membukukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 14,62 miliar. Nilai tukar rupiah terdepresiasi sebesar 0,37% ke level Rp 14.495.

Sementara itu, indeks utama bursa AS ditutup kompak di zona merah pada perdagangan akhir pekan kemarin (20/07). Indeks Dow Jones berakhir melemah sebesar 0,03% ke level 25.058,12, S&P turun sebesar 0.09% ke level 2.801,83 dan Nasdaq terdepresiasi sebesar 0,07% ke level 7.820,20.


Penurunan pada indeks utama Wall St terjadi seiring dengan pelemahan indeks Dollar sebesar 0,77% serta meningkatnya imbal hasil benchmark 10 tahun AS menjadi 2.8968%. Hal tersebut dikarenakan adanya indikasi kenaikan suku bunga The Fed di tahun ini yang kemungkinan lebih dari dua kali lagi serta adanya komentar Presiden Trump yang menuduh Uni Eropa dan China memanipulasi mata uang AS, di mana hal ini semakin memicu ketegangan perang dagang di antara mereka.

IHSG ditutup menguat tipis sebesar 0,03% ke level 5.872. IHSG menguji support di level 5.840 dengan indikator Stochastic di rasio 27% dan MACD line bullish dengan volume turun. Kami perkirakan IHSG berpeluang menguat dengan pergerakan di kisaran 5.884-5.931. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed