1,93%.
Penguatan indeks salah satunya dikarenakan optimisme pelaku pasar terkait earning season kuartal II. Adapun pada perdagangan akhir pekan kemarin, saham ASII menjadi salah satu penggerak kenaikan indeks pasca melaporkan pertumbuhan penjualan sebesar 11%.
Pelaku pasar asing membukukan aksi beli bersih (Netbuy) sebesar Rp.122 miliar. Nilai tukar rupiah terdepresiasi sebesar 0.32% ke level 14,471.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelemahan tersebut terjadi seiring dengan rilisnya laporan keuangan kuartalan beberapa perusahaan yang di bawah ekspektasi di antaranya perusahaan bellwethers, Exxon dan Intel. Sementara itu, rilisnya data GDP growth rate AS di Kuartal II sebesar 4.1% (QoQ) yang lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya sebesar 2.2% (QoQ) nampaknya belum mampu menjadi pendorong indeks ke zona hijau.
IHSG ditutup menguat sebesar 0.72% ke level 5,946. IHSG break up resistance terdekat dan sudah menyentuh area gap dengan indikator Stochastic berada di area overbought, MACD histogram bergerak positif serta volume turun. Kami perkirakan IHSG bergerak melemah antisipasi aksi ambil untung dengan pergerakan di kisaran 5,923 - 6,025. (zlf/zlf)











































