Follow detikFinance
Senin, 27 Agu 2018 08:50 WIB

OSO: IHSG Diprediksi Menguat Terbatas

- detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pada perdagangan akhir pekan kemarin (24/08), IHSG ditutup melemah sebesar 0,24% ke level 5,968.75. Delapan dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam zona merah, dimana sektor Industri Dasar dan Barang Konsumsi memimpin pelemahan masing-masing sebesar 0,87% dan 0,81%.

Adapun saham yang menjadi pemberat indeks diantaranya: BMRI, UNTR, INKP, BBNI, HMSP

Penurunan pada indeks dikarenakan minimnya sentimen positif dari dalam maupun luar negeri. Selain itu, adanya tekanan perang dagang antara China - Amerika Serikat (AS) serta antisipasi kenaikan suku bunga The Fed masih mempengaruhi pergerakan IHSG pada perdagangan kemarin.

Pelaku pasar asing membukukan aksi beli bersih (Netbuy) sebesar Rp 29 miliar. Nilai tukar rupiah terdepresiasi sebesar 0,08% ke level 14,649

Sementara itu, indeks utama bursa AS ditutup kompak di zona hijau pada perdagangan akhir pekan kemarin (24/08). Indeks Dow Jones berakhir menguat sebesar 0.52% ke level 25790, S&P terapresiasi 0.62% ke level 2874 dan Nasdaq naik sebesar 0.86% ke level 7945.

Penguatan pada indeks utama AS terjadi seiring dengan Ketua Federal Reserve Jerome Powell yang menegaskan strategi bank sentral dari tingkat suku bunga yang akan dinormalkan secara bertahap, sehingga membantu investor fokus pada hasil ekonomi dan kuartalan yang kuat yang telah membantu mendukung investasi selama ini. Komentar Powell pada pidato yang mengisyaratkan kritik yang ditujukan kepada Presiden Donald Trump yang mengatakan kebijakan kenaikan suku bunga Fed merusak upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Hal tersebut berpengaruh besar atas hilangnya kekhawatiran investor terhadap pasar.

IHSG ditutup melemah sebesar 0,2% ke level 5,968. IHSG ditutup candle bearish dengan indikator Stochastic masih bertahan di area oversold, MACD histogram bergerak ke arah positif dengan volume turun. Kami perkirakan IHSG bergerak menguat terbatas dengan pergerakan di kisaran 5,910 - 6,034.


Saksikan juga video 'Penyebab Rupiah dan Mata Uang Dunia Melemah':

[Gambas:Video 20detik]

OSO: IHSG Diprediksi Menguat Terbatas
(OSO Securities/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed