Follow detikFinance
Senin, 10 Sep 2018 08:55 WIB

Artha Sekuritas: Dibayangi Kebijakan Trump, IHSG Menguat Terbatas

Artha Sekuritas - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - IHSG ditutup menguat. IHSG ditutup pada level5,776.10 (+1.63%). Penguatan didorong oleh sektor Misc-Ind (+4.42%) dan Consumer (+2.89%). Penguatan diakibatkan optimisme setelah nilai tukar rupiah mulai menguat dan 10 years Indonesia bond yield sedikit turun dibandingkan kemarin. Data cadangan devisa yang baru dirilis juga menunjukkan hasil yang cukup baik meskipun tercatat penurunan tipis menjadi 117.90 miliar dollar AS.

Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 25,916.54 (-0.31%), NASDAQ ditutup 7,902.54 (-0.25%), S&P 500 ditutup 2,871.68 (-0.22%). Index saham US ditutup melemah setelah Presiden Trump memberikan pernyataan yang cukup kuat untuk meningkatkan tarif terhadap barang-barang dari China senilai US$ 200 miliar pada minggu ini.

Selain itu, data ekonomi US cukup kuat dimana terdapat 201.000 pekerjaan baru, lebih tinggi dari ekspektasi analis di level 191.000 dan juga gaji karyawan yang meningkat sebesar 0.4% MoM lebih tinggi dari ekspektasi pada 0.2% MoM. Hal ini justru mendorong kecemasan investor bahwa The Fed menjadi semakin mungkin untuk menaikan suku bunga pada akhir bulan September untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

IHSG diprediksi menguat terbatas.
Resistance 2 : 5,905
Resistance 1 : 5,878
Support 1 : 5,796
Support 2 : 5,741

IHSG diprediksi menguat terbatas. Optimisme investor semakin tinggi setelah rupiah kembali menguat dan yield 10 years Indonesia bond turun dibandingkan hari kemarin. Namun tetap perlu memperhatikan kebijakan presiden Trump yang akan mengumumkan kenaikan tariff yang dapat memicu IHSG kembali melemah.



Saksikan juga video 'Ancaman Perang Dagang AS, Jokowi Siapkan Strategi':

[Gambas:Video 20detik]

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed