Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 04 Okt 2018 09:00 WIB

Artha Sekuritas: IHSG Melemah Dibayangi Penguatan Dolar AS

Artha Sekuritas - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - IHSG ditutup melemah. IHSG ditutup pada level 5,867.73 (-0.14%). Pelemahan didorong oleh Consumer(-0.85%) dan Properti (-0.40%). Pelemahan diakibatkan oleh kembali melemahnya nilai tukar rupiah.

Bursa Amerika Serikat ditutup menguat. Dow Jones ditutup 26,828.39 (+0.20%), NASDAQ ditutup 8,025.09 (+0.32%), S&P 500 ditutup 2,925.21 (+0.06%). Bursa saham US ditutup menguat setelah data ekonomi diterbitkan.

Data ekonomi ADP non-farm payroll menunjukkan bahwa jumlah pekerjaan baru meningkat sebanyak 230.000 lebih tinggi dari prediksi di level 185.000, sedangkan data PMI manufaktur menunjukkan 61 poin lebih tinggi daripada prediksi di level 58.0 yang cukup tinggi, menunjukkan pertumbuhan manufaktur di dalam US cukup peast.

Jerome Powell memberikan komentar bahwa data ekonomi US cukup kuat sehingga peningkatan suku bunga The Fed akan masih berlanjut namun akan dilakukan secara gradual. Hal ini memberikan sentimen yang positif bagi bursa US dan juga nilai tukar USD terhadap mata uang lainya secara keseluruhan. Secara bersamaan, hal ini dapat memberikan sentimen yang kurang baik bagi pada investor di emerging market termasuk Indonesia.

IHSG diprediksi melemah terbatas didorong oleh pelemahan nilai tukar rupiah. Secara teknikal candlestick membentuk doji di sekitar area support konsolidasi diikuti penurunan volume mengindikasikan pelemahan sudah terbatas.

IHSG diprediksi melemah terbatas.
Resistance 2 : 5,951
Resistance 1 : 5,909
Support 1 : 5,836
Support 2 : 5,805 (eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed