Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 11 Okt 2018 08:52 WIB

Artha Sekuritas: Harga BBM Naik, IHSG Diproyeksi Menguat

Artha Sekuritas - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - IHSG ditutup menguat. IHSG ditutup pada level 5,820.67 (+0.41%). Penguatan didorong oleh Consumer(+1.19%) dan Mining (+0.91%). Didorong oleh pernyataan pemerintah yang mulai hari ini menaikkan harga BBM non subsidi sebagai salah satu upaya mengurangi current account deficit.

Bursa Amerika Serikat ditutup melemah. Dow Jones ditutup 25,598.74 (-3.15%), NASDAQ ditutup 7,422.05 (-4.08%), S&P 500 ditutup 2,785.68 (-3.29%).

Bursa US ditutup melemah secara menyeluruh. Hal ini disebabkan oleh kecemasan atas dampak perang dagang antara US dan China yang kemungkinan besar memiliki dampak pada perusahaan teknologi ternama.

Dengan perang dagang tersebut, beban material akan terus meningkat dan menekan margin laba, dimana hal ini juga ditopang oleh meningkatnya minya selama beberapa saat lalu sehingga investor percaya pada 3Q18 ini banyak perusahaan yang akan meleset target laporan keuanganya terutama margin laba yang makin kecil.

Di pasar Eropa, fokus masih pada rencana anggaran negara untuk memperbaiki obligasi Italia yang memberikan kecemasan bagi investor.
IHSG diprediksi menguat.

Resistance 2 : 5,850
Resistance 1 : 5,835
Support 1 : 5,801
Support 2 : 5,782

IHSG diprediksi menguat didorong oleh pemerintah yang mulai hari ini menaikkan harga BBM non subsidi sebagai salah satu upaya mengurangi current account deficit. Candlestick membentuk higher high dan higher low didukung indicator stochastic yang memberi signal goldencross tanda penguatan masih akan berlanjut.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed