Follow detikFinance
Jumat, 19 Okt 2018 08:46 WIB

OSO Securities: IHSG Diperkirakan Melemah

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Pada perdagangan Kamis (18/10), IHSG ditutup melemah sebesar 0,40% ke level 5.845.24. Lima dari sepuluh sepuluh indeks sektoral berakhir dalam zona merah, dimana sektor Infrastruktur dan Pertambangan memimpin pelemahan masing-masing sebesar 2,52% dan 0,90%. Adapun saham yang menjadi pemberat indeks di antaranya: TLKM, BBCA, HMSP, BMRI, UNVR.

Pelemahan pada indeks terjadi di tengah reboundnya saham-saham sektor perkebunan yang menguat sebesar 3,58%. Penguatan tersebut dikarenakan efek naiknya permintaan CPO dari India seiring dengan festival Diwali.

Pelaku pasar asing membukukan aksi jual bersih (Netsell) sebesar Rp 7.74 miliar. Nilai tukar rupiah terapresiasi sebesar 0,34% ke level 15,150.

Sementara itu, indeks utama bursa saham AS ditutup dengan koreksi cukup besar pada perdagangan hari Kamis (18/10). Indeks Dow Jones 1.27%, S&P turun 1.44%, dan Nasdaq tertekan 2.06%.


Penurunan terjadi salah satunya dikarenakan rilisnya laporan keuangan perusahaan di sektor industri yang secara keseluruhan mencatatkan laba di bawah ekspektasi pasar.

Selain itu, adanya kekhawatiran anggaran Italia dan kesenjangan yang kian melebar antara Amerika Serikat dan Arab Saudi turut menjadi pemberat pergerakan indeks.

IHSG ditutup melemah sebesar 0.4% ke level 5,845. IHSG ditutup candle bearish dengan indikator Stochastic overbought, MACD histogram bergerak positif dengan volume turun. Kami perkirakan IHSG melanjutkan pelemahan dengan pergerakan di kisaran 5,756, - 5,868.

(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed