Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 13 Nov 2018 08:47 WIB

OSO Securities: IHSG Diperkirakan Masih Melamah

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Pada perdagangan awal pekan ini (12/11), IHSG ditutup melemah sebesar 1,65% ke level 5.777,05. Seluruh indeks sektoral berakhir dalam zona merah, dimana sektor Aneka Industri dan Barang Konsumsi memimpin pelemahan masing-masing sebesar 3,16% dan 2,50%. Adapun saham yang menjadi pemberat indeks diantaranya: ASII, BMRI, HMSP, UNVR, BBRI.

Penurunan pada indeks salah satunya disebabkan oleh terdepresiasinya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS sebesar 0,96% ke level Rp 14.820, hal ini merespon kebijakan The Fed yang berencana akan kembali menaikkan suku bunga acuanya pada Desember ini.

Selain itu minimnya sentimen positif serta aksi profit taking yang dilakukan ileh para pelaku pasar ikut mempengaruhi pergerakan indeks. Pelaku pasar asing mhembukukan aksi jual bersih (Netsell) sebesar Rp 17 miliar.

Sementara itu, indeks utama bursa Wall St ditutup dalam zona merah pada perdagangan awal pekan ini (12/01). Indeks Dow Jones turun 2.32%, S&P melemah 1.97%, Nasdaq tertekan cukup dalam yakni 2.79% dikarenakan koreksi pada saham Apple, Goldman Sachs dan beberapa saham teknologi lainnya.


Adapun saham Apple turun di atas 4% memberatkan indeks Nasdaq pasca pemasok utama untuk teknologi Face ID, dan pembuat layar Japan Display Inc memangkas perkiraan mereka.

Selain itu, adanya gerakan China untuk melawan negara Proteksi melalui perdagangan bebas dunia turut menjadi salah satu sentimen pergerakan indeks.

IHSG ditutup melemah sebesar 1.7% ke level 5,777. IHSG ditutup bearish indikator Stochastic bearish, MACD histogram masih bergerak turun dengan volume turun. Kami perkirakan IHSG kembali melemah dengan pergerakan di kisaran 5.689-5.814


Tonton juga 'Lemahnya Rupiah Bisa Jadi Daya Tarik Investor Asing':

[Gambas:Video 20detik]

(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed