Adapun saham yang menjadi pemberat indeks diantaranya: BBRI, BMRI, INKP, UNTR, TKIM. Penurunan yang terjadi pada indeks seiring dengan antisipasi para pelaku pasar menantikan pertemuan antara presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi-Jinping yang diperkirakan akan menentukan pergerakan arah perang dagang antar kedua negara ke depannya.
Pelaku pasar asing membukukan aksi jual bersih (Netsell) sebesar Rp 1,4 triliun. Nilai tukar rupiah terapresiasi sebesar 0,57% ke level 14.302
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
naik 0.79%, S&P menguat 0.82%, dan Nasdaq terangkat 0.79%.
Penguatan tersebut inline dengan optimisme pasar menyikapi pertemuan AS dan China. Adapun pertemuan tersebut mengindikasikan
adanya potensi kesepakatan yang diharapkan mampu meredakan perang dagang diantara keduanya.
AS sempat menyatakan, pihaknya tidak akan meningkatkan tarif atas barang Tiongkok senilai $200 miliar serta menghentikan tarif tambahan. Kedua pihak bertujuan mencapai kesepakatan dalam 90 hari.
IHSG ditutup melemah sebesar 0.8% ke level 6,056. IHSG ditutup candle bearish dengan indikator Stochastic dead cross, MACD histogram bergerak turun dengan volume meningkat. Kami perkirakan IHSG kembali bergerak melemah dengan pergerakan di kisaran 5,992- 6,117. (eds/eds)










































