Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 21 Mei 2019 08:50 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Dalam Jangka Pendek

Artha Sekuritas - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - IHSG ditutup menguat di level 5,907.12 (+1.37%), Pelemahan didorong oleh MISC-IND (+2.63%) dan BASIC-IND (+2.47%). IHSG bergerak menguat merespon pelemahan sepekan terakhir yang dinilai sudah berada pada level oversold.

Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 25,679.90 (-0.33%), NASDAQ ditutup 7,702.38 (-1.46%), S&P 500 ditutup 2,840.23 (-0.67%).

Bursa Wall Street ditutup melemah diakibatkan tekanan pemerintah Amerika Serikat (AS) terhadap raksasa teknologi China, Huawei, ikut menekan sektor teknologi. Induk Google, Alphabet, telah menghentikan sementara kegiatan bisnis yang melibatkan alih perangkat keras, piranti lunak, dan layanan teknis lainnya dengan Huawei. Keputusan ini diambil setelah pemerintahan presiden AS Donald Trump memasukkan Huawei ke dalam daftar hitam yang berarti perusahaan AS harus mendapat izin sebelum berbisnis dengannya.

IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal candlestick IHSG membentuk formasi bullish enfulging dan indikator stochastic bergerak di area oversold mengindikasikan potensi menguat dalam jangka pendek.

Resistance 2 : 6,031
Resistance 1 : 5,969
Support 1 : 5,806
Support 2 : 5,705 (eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com