Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 24 Jun 2019 08:50 WIB

OSO Securities: Buka Awal Pekan, IHSG Diproyeksi Kembali Menguat

OSO Securities - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Pada perdagangan akhir pekan kemarin (21/06) IHSG ditutup melemah sebesar 0.32% ke level 6.315,44. Enam dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam zona merah, di mana sektor Aneka Industri dan Properti memimpin pelemahan masing-masing sebesar 1.74% dan 1.23%.

Adapun saham yang menjadi pemberat indeks di antaranya ; UNVR, ASII BBCA, PLIN, POLL. Pelaku pasar asing membukukan aksi beli bersih (Netbuy) senilai Rp 366 miliar. Nilai tukar rupiah terapresiasi sebesar 0.81% ke level 14,155.

Sementara itu pada perdagangan Jum'at (21/06) bursa saham Wall Street kompak ditutup dalam teritori negatif, di mana Dow Jones dan S&P 500 masing-masing melemah 0.13% dan Nasdaq negatif 0.24%. Pelemahan tersebut salah satunya dikarenakan adanya kekhawatiran pasar terhadap ketegangan yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang kembali memanas.

Selain itu pelemahan terjadi setelah wakil presiden AS Mike Pence membatalkan pidatonya terkait kebijakan terhadap China. Sementara itu seorang pejabat AS mengatakan Mike Pence untuk membatalkan pidatonya sebagai langkah mencegah meningkatkan ketegangan antar kedua negara.

IHSG ditutup melemah sebesar 0.3% ke level 6.315. IHSG ditutup bearish candle. Adapun indikator Stochastic bullish dan MACD histogram bergerak turun dengan volume meningkat. Kami perkirakan IHSG berpeluang menguat dengan pergerakan di kisaran 6.289 - 6.390. (eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed