Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 04 Jul 2019 08:55 WIB

OSO: IHSG Diprediksi Kembali Melemah

OSO Securities - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Pada perdagangan kemarin (03/07) IHSG ditutup melemah sebesar 0.35% ke level 6.362.62. Delapan dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam zona hijau, dimana sektor Pertambangan dan Perkebunan memimpin penguatan masing-masing sebesar 3.49% dan 1.11%.

Adapun saham yang menjadi pemberat indeks di antaranya: BYAN, INCO, ADRO, PWON, UNVR.

Pelaku pasar asing membukukan aksi jual bersih (Netsell) senilai Rp 509 miliar. Nilai tukar rupiah terdepresiasi sebesar 0.05% ke level 14,120.


Pada perdagangan Rabu (03/07) bursa saham Wall Street kompak ditutup dalam teritori positif, dimana Dow Jones naik 0.67%, S&P 500 menguat 0.77% dan Nasdaq Composite positif 0.75%. Penguatan tersebut ditopang oleh optimisme para pelaku pasar yang menilai The Fed akan menurunkan suku bunga acuan pada pertemuan Juli mendatang.

Harapan penurunan suku bunga ini berhasil meredam sentimen negatif dari ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa serta kekhawatiran akan adanya perlambatan ekonomi global di tahun ini.

IHSG ditutup melemah sebesar 0.3% ke level 6.362. IHSG ditutup bearish candle. Adapun indikator Stochastic deadcross dan MACD histogram bergerak turun dengan Volume meningkat. Kami perkirakan IHSG kembali melemah dengan pergerakan di kisaran 6.280 - 6.362.

Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed