Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 17 Sep 2019 08:50 WIB

OSO: IHSG Diprediksi Kembali Lanjutkan Pelemahan

OSO Securities - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pada perdagangan awal pekan ini (16/09) IHSG ditutup melemah sebesar 1.82% ke level 6.214.44. Enam dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam zona merah, dimana sektor barang konsumsi dan manufaktur memimpin pelemahan masing-masing sebesar 6.06% dan 3.16%.

Adapun saham yang menjadi pemberat indeks diantaranya; HMSP, GGRM, BBRI, TPIA, BMRI.

Pelaku pasar asing membukukan aksi jual bersih (Netsell) senilai Rp 559 miliar. Nilai tukar rupiah terdepresiasi sebesar 0.42% ke level 14.042.


Pada perdagangan semalam (16/09) bursa saham Wall Street kompak ditutup dalam zona merah, dimana Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq melemah masing-masing sebesar 0.52%, 0.31% dan 0.28%.

Penurunan tersebut dikarenakan adanya antisipasi kenaikan harga bahan bakar pasca serangan fasilitas minyak Arab Saudi, hal ini saham-saham transportasi dan beberapa saham ritel yang sangat berpengaruh akibat potensi kenaikan bahan bakar ikut melemah.


Sementara itu hingga saat ini investor masih menunggu hal apa yang akan dilakukan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya pasca penyerangan tersebut.

HSG ditutup melemah sebesar 1.82% ke level 6.219. IHSG ditutup bearish candle. Adapun indikator Stochastic bearish dan MACD histogram bergerak turun dengan Volume turun.

Kami perkirakan IHSG kembali bergerak melemah dengan pergerakan di kisaran 6149-6248.

Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com