Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 07 Okt 2019 08:57 WIB

Di Bawah Tekanan Global, IHSG Berpeluang Menguat

Artha Sekuritas - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - IHSG ditutup menguat di level 6,061.25 (+0.38%), penguatan didorong oleh Basic-IND (+1.50%) dan Finance (+1.00%).

IHSG ditutup menguat setelah beberapa hari terakhir sudah melemah cukup dalam. Investor kembali mulai berpekulasi untuk masuk ke pasar saham. Namun penguatan diperkirakan hanya bersifat sementara.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 26,573.72 (+1.42%), NASDAQ ditutup 7,982.47 (+1.40%), S&P 500 ditutup 2,952.01 (+1.42%).

Bursa US ditutup menguat pada jumat pekan lalu dimana investor percaya bahwa The Fed akan terus menurunkan suku bunga setelah data ekonomi US yang dilaporkan cukup buruk. Data pekerjaan US hanya mencatat 136,000 pekerjaan baru selama september 2019 yang lebih rendah dari ekspektasi yaitu sebanyak 145,000 pekerjaan baru.

Bursa Asia dibuka melemah setelah kerusuhan yang terjadi di Hong Kong pada hari jumat lalu membebani sentimen, namun di luar negara tersebut, bursa Asia lainnya mendapat dorongan dari optimisme atas kemungkinan The Fed menurunkan suku bunga.

IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal indikator stochastic membentuk goldencross pada area oversold mengindikasikan adanya potensi penguatan. Namun penguatan ini diperkirakan hanya bersifat sementara di tengah banyaknya tekanan dari faktor global.

Resistance 2 : 6,092
Resistance 1 : 6,077
Support 1 : 6,046
Support 2 : 6,030

Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com