Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 10 Okt 2019 08:51 WIB

Berpotensi Rebound, IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas

Artha Sekuritas - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - IHSG ditutup melemah di level 6,029.16 (-0.17%). Pelemahan didorong oleh Consumer-IND (-1.07%) dan Misc-IND (-0.94%).

IHSG ditutup melemah diakibatkan sentimen global terutama dari pemerintah China yang mengisyaratkan tidak akan mengikuti kemauan Amerika Serikat terkait negosiasi dagang.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 26,346.04 (+0.70%), NASDAQ ditutup 7,903.74 (+1.02%), S&P 500 ditutup 2,919.40 (+0.91%).

Bursa US ditutup menguat setelah turun terus selama 3 hari silam. Dengan munculnya harapan antara US - Tiongkok pada kamis ini maka saham mulai menguat. Namun hal ini diyakini hanya bersifat sementara saja.

Pada pagi ini Tiongkok telah menyatakan bahwa mereka sudah bersedia untuk menerima sebagian dari kesepakatan dagang bila US tidak lagi memberikan sanksi tarif kepada Tiongkok. Salah satunya, Tiongkok telah menawarkan untuk membeli lebih banyak produk agrikultur US. Sedangkan bursa Asia justru melemah menjelang pertemuan US-Tiongkok dan lebih pesimis bahwa pertemuan US-Tiongkok akan membuahkan hasil.

IHSG diprediksi menguat. Pergerakan diperkirakan masih akan terbatas melihat masih minimnya sentimen terutama. Secara teknikal indikator stochastic bergerak membentuk goldencross pada area oversold mengindikasikan adanya potensi rebound dalam jangka pendek.

Resistance 2 : 6,062
Resistance 1 : 6,046
Support 1 : 6,015
Support 2 : 6,000

Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com