Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 15 Okt 2019 08:43 WIB

Jelang Rilis Neraca Dagang, IHSG Diproyeksi Tetap Hijau

Artha Sekuritas - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - IHSG ditutup menguat di level 6,126.88 (+0.35%). Penguatan didorong oleh Basic-Ind (+1.82%) dan Consumer (+0.66%).

IHSG ditutup menguat didukung optimisme investor yang masih berharap damai dagang akan berlanjut.

Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 26,787.36 (-0.11%), NASDAQ ditutup 8,048.65 (-0.10%), S&P 500 ditutup 2,966.15 (-0.14%).

Bursa saham US ditutup sedikit melemah setelah menguat pada sesi perdagangan sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh apa yang telah diantisipasi oleh beberapa investor terjadi yaitu persetujuan dagang antara US-Tiongkok tidak berjalan dengan lancar.

Tiongkok menyatakan bahwa pihaknya membutuhkan waktu lebih banyak untuk membicarakan apa yang telah diajukan untuk perjanjian fase 1 ini. Selain itu US juga menarik mundur pasukan yang telah dikerahkan di daerah Syria serta meningkatkan tarif kepada Turki pada produk besi baja menjadi 50%. Hal tersebut memberikan sentimen negatif bahwa perang dagang makin memanas.

Resistance 2 : 6,181
Resistance 1 : 6,154
Support 1 : 6,099
Support 2 : 6,071

IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal indikator stochastic melebar setelah membentuk goldencross yang mengindikasikan trend penguatan masih akan berlanjut dalam jangka pendek. Pergerakan juga masih akan dipengaruhi oleh sentimen global dan rilis data neraca perdagangan Indonesia.

Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com