Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 07 Nov 2019 08:55 WIB

Masih Loyo, IHSG Diprediksi Dibuka Melemah

Artha Sekuritas - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - IHSG ditutup melemah pada perdagangan kemarin. IHSG ditutup melemah di level 6.217,54 (-0,74%), pelemahan didorong oleh sektor keuangan (-1,60%) dan infrastruktur (-1,18%). IHSG ditutup melemah setelah data penjualan retail tercatat turun ke level 0,7%. Selain itu dari sektor keuangan melemah cukup signifikan setelah adanya kekhawatiran akan kembali turunnya suku bunga.

Sementara itu, bursa Amerika Serikat (AS) ditutup Bercampur. Dow Jones ditutup 27.492,56 (-0,00%), NASDAQ ditutup 8.410,63 (-0,29%), S&P 500 ditutup 3.076,77 (+0,07%). Bursa saham AS ditutup melemah tanpa banyak pergerakan.

Investor masih cemas terhadap diskusi tentang AS-China yang belum ada realisasi hingga saat ini. AS-China masih belum menentukan lokasi pertemuan dan isi dari perjanjian fase 1 secara konkret.


Investor menilai peningkatan saham dalam beberapa waktu lalu tidak akan bertahan lama tanpa adanya progres dari ekonomi yang benar-benar nyata. Bursa Asia dibuka melemah mengikuti pergerakan dari indeks saham AS. Investor masih menanti perkembangan dari AS-China terkait perang dagang. Saat ini belum ada sentimen lainnya yang mendorong indeks Asia.

IHSG diprediksi melemah:
  • Resistance 2: 6,306
  • Resistance 1: 6,261
  • Support 1: 6,185
  • Support 2: 6,154
IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal indikator stochastic mulai menyempit dan pelemahan didukung oleh volume yang cukup tinggi mengindikasikan tren pelemahan masih akan berlanjut namun akan terbatas. Pergerakan diperkirakan akan fluktuatif menjelang rilis data cadangan devisa.

Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com