Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 11 Nov 2019 08:44 WIB

Wanti-wanti Negosiasi AS-China, IHSG Diproyeksi Lesu

Artha Sekuritas - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - IHSG ditutup menguat di level 6,177.99 (+0.20%). Penguatan didorong oleh Property (+1.25%) dan Consumer (+0.83%).

IHSG ditutup menguat setelah mengalami koreksi beberapa hari terakhir. Pergerakan masih dipengaruhi ketidakpastian dari faktor global terkait negosiasi China dan Amerika Serikat.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 27,681.24 (+0.02%), NASDAQ ditutup 8,475.31 (+0.48%), S&P 500 ditutup 3,093.08 (+0.26%).

Bursa saham US ditutup menguat secara menyeluruh pada jumat pekan lalu. Kenaikan tersebut didorong oleh adanya beberapa informasi bahwa perjanjian dagang fase 1 semakin mungkin terjadi setelah juru bicara dari kamar dagang China dan US telah setuju untuk membatalkan semua tarif yang ada melalui beberapa fase.

Bursa US masih akan sensitif dengan adanya berita terkait perang dagang. Pasar Asia dibuka bercampur dimana index KOSPI mengalami penurunan, namun index negara Asia lainnya menguat.

IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal candlestick membentuk doji hanging man namun volume cukup kecil mengindikasikan potensi rebound dalam jangka pendek. Namun diperkirakan penguatan akan terbatas dan hanya bersifat sementara.

Resistance 2 : 6,206
Resistance 1 : 6,192
Support 1 : 6,152
Support 2 : 6,126

Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com