Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 12 Nov 2019 08:46 WIB

Masih Loyo, IHSG Diproyeksi Melemah Terbatas

Artha Sekuritas - detikFinance
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - IHSG ditutup melemah di level 6,148.74 (-0.47%). Pelemahan didorong oleh Mining (-2.84%) dan Infrastructure (-0.85%).

IHSG ditutup melemah setelah diakibatkan dari ketidakpastian dari kelanjutan negosiasi Amerika Serikat dan China selain itu juga didorong oleh kekhawatiran dari resesi dan kondisi politik di Hong Kong.

Bursa Amerika Serikat ditutup Bercampur. Dow Jones ditutup 27,691.49 (+0.04%), NASDAQ ditutup 8,464.28 (-0.13%), S&P 500 ditutup 3,087.01 (-0.20%).

Bursa saham US ditutup bercampur dan cenderung melemah setelah eskalasi kerusuhan di Hong Kong dan ketidakpastian dari perdagangan antara US dan China. Presiden Trump membantah pernyataan dari menteri perdagangan China bahwa US tidak menyetujui untuk membatalkan semua tariff yang telah diberikan kepada China meskipun salah satu petinggi US mengatakan mereka menyetujuinya.

Kasus penembakan pendemo di Hong Kong oleh polisi telah memberikan ketegangan sosial dan memberikan kecemasan pada investor. Bursa saham Asia dibuka sedikit menguat dan dan masih terbawa ketegangan dari Hong Kong.

IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal indikator MACD masih mengindikasikan trend distribusi menunjukkan potensi pelemahan. Indikator stochastic bergerak di sekitar area oversold mengindikasikan trend pelemahan mulai terbatas.

Resistance 2 : 6,208
Resistance 1 : 6,179
Support 1 : 6,124
Support 2 : 6,098

Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com