Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 14 Nov 2019 08:55 WIB

Dibayangi Ketidakpastian Global, IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas

Artha Sekuritas - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - IHSG ditutup melemah di level 6,142.50 (-0.62%). Pelemahan didorong oleh Mining (-1.86%) dan Agriculture (-0.84%).

IHSG ditutup melemah didorong sentimen global terutama dari Amerika Serikat dan China yang masih memanas dan kondisi politik di Hong Kong yang saat ini masih belum stabil.

Bursa Amerika Serikat ditutup Bercampur. Dow Jones ditutup 27,783.59 (+0.33%), NASDAQ ditutup 8,482.10 (-0.05%), S&P 500 ditutup 3,094.04 (+0.07%). Bursa US ditutup bercampur, di mana investor masih mencerna informasi dari President Trump yang terjadi pada kemarin.

Peningkatan saham masih terbatasi akan sentimen dari perang dagang antara US-China yang belum menunjukkan adanya kesepakatan dari kedua belah pihak. Saat ini US masih menargetkan untuk mendapat konsesi yang lebih kuat dari China terkait properti intelektual dan mengurangi transfer teknologi untuk diganti dengan penghapusan tarrif. Sedangkan dari Jerome Powell selaku Chairman The Fed mengatakan tidak akan ada perubahan suku bunga bila pertumbuhan masih tetap sama.

IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal indikator stochastic mulai menyempit dan membentuk goldencross di sekitar area oversold mengindikasikan ada potensi penguatan jangka pendek. Pergerakan diperkirakan masih akan terbatas di tengah tingginya ketidakpastian global.

Resistance 2 : 6,205
Resistance 1 : 6,174
Support 1 : 6,122
Support 2 : 6,101




Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com