Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 19 Nov 2019 08:59 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Dalam Jangka Pendek

Artha Sekuritas - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - IHSG ditutup melemah di level 6,122.63 (-0.09%). Pelemahan didorong oleh Infrastructure (-1.09%) dan Trade (-0.45%).

IHSG ditutup melemah diakibatkan oleh masih tingginya ketidakpastian dari sentimen global. Pergerakan cenderung terbatas melihat saat ini IHSG berada di area oversold.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 28,036.22 (+0.11%), NASDAQ ditutup 8,549.94 (+0.11%), S&P 500 ditutup 3,122.03 (+0.05%).

Bursa saham US ditutup menguat tipis dimana terjadi penurunan mendekati akhir sesi perdagangan. Penurunan tersebut terjadi setelah adanya informasi dari pemerintah China dimana para petinggi mulai pesimis terhadap prospek perjanjian dagang antara US - China. Petinggi China menyatakan bahwa pihaknya masih terbebani oleh keputusan President Trump untuk tidak menghapuskan tarif dari yang telah disepakati oleh kedua belah pihak.

Di lain pihak harga emas sebagai safe haven mengalami peningkatan menandakan kekhawatiran investor atas ketidakpastian perang dagang. Bursa Asia dibuka melemah setelah mendapat kabar terkait perang dagang tersebut.

IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal rentang pelemahan sudah sangat terbatas terlihat dari indikator stochastic yang berada di area oversold mengindikasikan adanya peluang rebound dalam jangka pendek.

Resistance 2 : 6,154
Resistance 1 : 6,139
Support 1 : 6,103
Support 2 : 6,082

Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com