Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 22 Nov 2019 08:48 WIB

Minim Sentimen Positif, IHSG Diproyeksi Masih Loyo

Artha Sekuritas - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - IHSG ditutup melemah di level 6,117.36 (-0.61%), pelemahan didorong oleh Basic-IND (-2.15%) dan Consumer (-1.05%). IHSG ditutup melemah setelah Bank Indonesia menetapkan suku bunga di level 5%. Selain itu GWM dipangkas sebesar 50bps. Tekanan dari global masih mempengaruhi pergerakan IHSG.

Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 27,766.29 (-0.20%), NASDAQ ditutup 8,506.21 (-0.24%), S&P 500 ditutup 3,103.54 (-0.16%).

Bursa US ditutup melemah pada hari kamis lalu setelah investor mulai mencerna kondisi perang dagang US-China lebih lanjut. Hingga saat ini masih belum jelas apakah petinggi US masih ingin bertemu dengan Petinggi dari China walaupun ada beberapa media yang mengatakan bahwa perjanjian dagang sudah sangat dekat untuk disetujui.

Pada hari Rabu lalu, US mengumumkan hak legislasi Hong Kong yang sudah ditanda tangani oleh Presiden Trump yang akan memperburuk hubungan antara US dan China. Bursa Asia dibukka menguat setelah beberapa hari mengalami penurunan. Penguatan ini merupakan rebound secara teknikal.

IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal candlestick membentuk lower high dan lower low, indikator MACD mengindikasikan trend distribusi menunjukkan potensi pelemahan. Pergerakan diperkirakan akan cukup terbatas dikarenakan masih minimnya sentimen pendorong.

Resistance 2 : 6,155
Resistance 1 : 6,136
Support 1 : 6,099
Support 2 : 6,081

Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com