Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 02 Des 2019 08:45 WIB

OSO Securities: IHSG Diperkirakan Menguat Terbatas

OSO Securities - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pada perdagangan akhir pekan kemarin (29/11) IHSG ditutup menguat sebesar 0,99% ke level 6.011,83. Sebanyak sembilan dari 10 indeks sektoral berakhir dalam zona hijau, di mana sektor infrastruktur dan keuangan memimpin penguatan masing-masing sebesar 2,28% dan 1,53%.

Adapun saham yang menjadi penggerak indeks di antaranya TLKM, BMRI, MAYA, BBRI, HMSP. Pelaku pasar asing membukukan aksi jual bersih (netsell) senilai Rp 219 miliar. Nilai tukar rupiah terdepresiasi sebesar 0,08% ke level Rp 14.108.

Pada perdagangan Jumat (29/11) bursa saham Wall Street kompak ditutup dalam zona merah, di mana Dow Jones dan S&P turun masing-masing sebesar 0,40%, sedangkan Nasdaq melemah 0,46%. Pelemahan tersebut seiring dengan kembali memanasnya hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan China di tengah aksi demonstrasi besar yang terjadi di Hong Kong.


Hal ini terjadi setelah China mengancam untuk membalas undang-undang AS sebelumnya yang mendukung pemrotes pro-demokrasi di Hong Kong dengan langkah potensial di antaranya, dengan melarang para penyusun undang-undang untuk memasuki wilayah China, Hong Kong dan Makau.

IHSG ditutup menguat sebesar 0,99% kelevel 6.011.Diperkirakan IHSG bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas dengan pergerakan di kisaran 5.971-6.070.

Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com