Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 16 Jan 2020 08:51 WIB

AS-China Deal Dagang, IHSG Diproyeksi Moncer Lagi

Artha Sekuritas - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - IHSG ditutup melemah di level 6,283.37 (-0.67%). Pelemahan didorong oleh Agriculture (-2.94%) dan Mining (-1.78%).

IHSG ditutup melemah diakibatkan kabar negative dari perjanjian yang menyebutkan AS akan tetap mengenakan bea masuk untuk produk impor asal China.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 29,030.22 (+0.31%), NASDAQ ditutup 9,258.70 (+0.08%), S&P 500 ditutup 3,289.30 (+0.19%).

Bursa saham US ditutup menguat setelah penandatanganan perjanjian dagang antara US dan China fase 1. Dalam fase 1 ini masing-masing pihak memperkuat provisi anti pencurian properti intelektual.

Selain itu china juga meningkatkan pembelian produk dari US. Perjanjian dagang ini tidak melepaskan tarif yang dikenakan pada impor dari US ke dalam china. Beberapa investor justru menganggap perjanjian ini cukup lemah karena tarif tidak dihapuskan. Saat ini investor fokus pada laporan keuangan perusahaan.

IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal candlestick membentuk long black body disertai indikator stochastic yang membentuk deadcross mengindikasikan adanya potensi pelemahan. Investor masih mencemaskan negosiasi antara China dan Amerika Serikat.

Resistance 2 : 6,390
Resistance 1 : 6,336
Support 1 : 6,242
Support 2 : 6,202


AS-China Deal Dagang, IHSG Diproyeksi Moncer Lagi


Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com