Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 31 Jan 2020 08:58 WIB

Corona Belum Usai, IHSG Diproyeksi Lanjutkan Pelemahan

Artha Sekuritas - detikFinance
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali anjlok pada penutupan perdagangan sore hari. IHSG meluncur tajam 138,535 poin (3,21%) ke level 4.174,983. Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

IHSG ditutup melemah di level 6,057.60 (-0.91%), pelemahan didorong oleh Misc-IND (-2.40%) dan Basic-IND (-1.39%).

IHSG ditutup melemah setelah The Fed menetapkan suku bunga di level 1.75%. Dari dalam negeri masih minim sentimen dan bursa asia masih dibayangi kekhawatiran penyebaran virus corona.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 28,859.44 (+0.43%), NASDAQ ditutup 9,298.93 (+0.26%), S&P 500 ditutup 3,283.66 (+0.31%).

Bursa saham US ditutup menguat pada penutupan perdagangan setelah mengalami penurunan selama perdagangan hari kamis. Investor masih terus was-was terhadap wabah coronavirus yang kini telah diumumkan oleh WHO sebagai urusan internasional. Hal tersebut menekan pertumbuhan ekonomi global.

Di samping itu, index saham akan masih volatile seiring dengan laporan keuangan tahun 2019 dirilis. Bursa asia dibuka menguat, kecuali bursa China. Investor menanti pengumuman data manufaktur China.

IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal candlestick membentuk long black body, indikator MACD melebar dan menunjukkan distribusi, Stochastic melebar dan bergerak di level oversold mengindikasikan trend pelemahan masih akan berlanjut, namun trend pelemahan diperkirakan akan mulai terbatas.

Resistance 2 : 6,161
Resistance 1 : 6,110
Support 1 : 6,028
Support 2 : 5,997

Corona Belum Usai, IHSG Diproyeksi Lanjutkan Pelemahan


Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com