Minim Sentimen Positif, IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas

Artha Sekuritas - detikFinance
Kamis, 06 Feb 2020 08:36 WIB
Indeks harga saham gabungan (IHSG) berbalik melemah 0,07% atau 3,04 poin ke level 4.497,91 pada perdagangan Rabu (18/11/2015). Sementara HP Analytics mengemukakan indeks MSCI Asia Pacific dibuka menguat pagi tadi, didorong oleh penguatan pada saham di bursa Jepang. Mata uang yen melemah terhadap dolar menjelang pertemuan bank sentral Jepang (BOJ). Para investor juga menanti hasil minutes dari the Fed yang akan dirilis hari ini. IHSG hari  diperkirakan bergerak di kisaran 4.4534.545, Rabu (18/11/2015). Rachman Haryanto/detikcom.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

IHSG ditutup menguat di level 5,978.51 (+0.95%). Penguatan didorong oleh Agriculture (+3.87%) dan Basic-IND (+2.29%).

IHSG ditutup menguat setelah melemah beberapa hari terakhir. Kekhawatiran dari penyebaran coronavirus sementara dilupakan. Data GDP Indonesia secara tahunan tercatat di level 5.02% di bawah ekspektasi.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 29,290.63 (+1.68%), NASDAQ ditutup 9,508.68 (+0.43%), S&P 500 ditutup 3,334.69 (+1.13%).

Bursa saham US ditutup menguat meskipun ketidakpastian terhadap coronavirus masih berlanjut. Investor menilai pertumbuhan kasus coronavirus mulai melambat dan juga adanya laporan dari Reuters menyatakan bahwa tim riset di Universitas Zhejiang telah menemukan obat yang cukup efektif untuk melawan coronavirus. Hal tersebut meredam ketakutan terhadap coronavirus yang berdampak pada harga saham pekan lalu.

IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal candlestick ditutup membentuk higher high dan higher low, indikator stochastic membentuk goldencross di area oversold mengindikasikan adanya potensi untuk melanjutkan penguatan dalam jangka pendek. Namun pergerakan diperkirakan masih terbatas diakibatkan minimnya sentimen positif.

Resistance 2 : 6,016
Resistance 1 : 5,997
Support 1 : 5,942
Support 2 : 5,906



Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)