Corona Kian Ganas, IHSG Diproyeksi Tetap Merah

Artha Sekuritas - detikFinance
Selasa, 11 Feb 2020 08:54 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 16 poin menutup perdagangan terakhir sebelum libur panjang Lebaran. Transaksi dilantai bursa sudah mulai sepi karena investor sudah merasakan euforia libur panjang, Jumat (2/8/2013).
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

IHSG ditutup melemah di level 5,952.08 (-0.79%). Pelemahan didorong oleh Agriculture (-3.37%) dan Misc-IND (-2.46%).

IHSG ditutup melemah didorong minimnya sentimen dari dalam negeri dan penyebaran coronavirus yang kembali menjadi perhatian setelah singapura meningkatkan level kesiagaan.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 29,276.82 (+0.60%), NASDAQ ditutup 9,628.39 (+1.13%), S&P 500 ditutup 3,352.09 (+0.73%).

Bursa saham US ditutup menguat kembali setelah perdagangan pada hari jumat mengalami penurunan cukup dalam. Namun, peningkatan index saham di US didorong oleh tertundanya investor untuk mencerna data ekonomi US yang telah dirilis pada hari jumat.

Data ekonomi pekerjaan baru tercatat lebih dari 200.000 dan aktifitas manufaktur terlihat mulai pulih. Bursa Asia dibuka bercampur dan masih dibayangi oleh dampak dari coronavirus. Jumlah meninggal coronavirus mencapai lebih dari 1.000 orang.

IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal candlestick membentuk lower high dan lower low menguji support lower Bollinger band. Fokus investor kembali tertuju pada penyebaran virus corona setelah singapura menaikkan level siaga. Pelemahan diperkirakan terbatas melihat indikator stochastic bergerak di level oversold.

Resistance 2 : 6,021
Resistance 1 : 5,986
Support 1 : 5,927
Support 2 : 5,903



Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)