IHSG Berpotensi Menguat Pagi Ini

OSO Securities - detikFinance
Rabu, 19 Feb 2020 08:51 WIB
Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (19/2/2016), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup jatuh 81,234 poin (1,70%) ke level 4.697,560.
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Pada perdagangan kemarin (18/2) IHSG ditutup menguat tipis 0.33% ke level 5.886.92. Sembilan dari sepuluh indeks sektoral ditutup dalam teritori positif, dimana sektor properti dan industri dasar memimpin penguatan masing-masing sebesar 1,17% dan 1,86%. Adapun saham yang menjadi penggerak indeks di antaranya BBRI, BBCA, BMRI, PLIN, ACES.

Pelaku pasar asing membukukan aksi jual bersih (netsell) senilai Rp 260 miliar. Nilai tukar rupiah terdepresiasi sebesar 0,01% ke level Rp 13.694.

Pada perdagangan semalam (18/2) bursa saham Wall Street ditutup mixed dengan kecenderungan melemah, dimana Dow Jones dan S&P 500 masing- masing turun sebesar 0,56% dan 0,29% sedangkan Nasdaq naik tipis 0.02%.

Pelemahan yang terjadi pada dua indeks utama Wall Street terbebani oleh Apple Inc yang disebabkan adanya peringatan dari perusahaan tersebut yang menilai kinerja penjualan pada triwulan nanti akan meleset dari target sebelumnya, hal ini terjadi seiring dengan menurunnya permintaan dari China serta produksi dari iPhone yang sedikit melambat.

Sementara itu pasar global masih mencermati dampak yang ditimbulkan dari virus Corona terhadap pertumbuhan ekonomi di China.

IHSG ditutup menguat sebesar 0,33% ke level 5.886.Diperkirakan IHSG berpotensi menguat dengan pergerakan di kisaran 5.867-5.929.

IHSG Berpotensi Menguat Pagi Ini


Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)