Ada 'Obat' Corona buat Ekonomi RI, IHSG Bisa Hijau?

Artha Sekuritas - detikFinance
Rabu, 26 Feb 2020 08:45 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan hari ini ditutup di zona merah. IHSG cenderung bergerak di teritori negatif sepanjang perdagangan hari ini.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

IHSG ditutup melemah di level 5,787.14 (-0.34%). Pelemahan didorong oleh Basic-IND (-2.86%) dan Consumer (-0.56%).

IHSG ditutup melemah seiring dengan pelemahan bursa regional dimana ketakutan akan pandemic virus Corona diluar China seperti di Korea, Italia, dan Timur Tengah di mana berpotensi untuk terus menekan pertumbuhan ekonomi global.

Bursa Amerika Serikat ditutup melemah. Dow Jones ditutup 27,081.36 (-3.15%), NASDAQ ditutup 8,965.61 (-2.77%), S&P 500 ditutup 3,128.21 (-3.03%).

Bursa saham US kembali ditutup dikarenakan ketakutan atas coronavirus yang terus menyebar di luar China secara cepat. Meskipun Larry Kudlow, ekonom dari White House yang menyatakan bahwa coronavirus cukup terkontrol di dalam US dan pertumbuhan ekonomi di dalam negeri tidak terdampak.

Dengan kasus yang berkepanjangan ini, investor takut bahwa pertumbuhan ekonomi global masih akan terus tergerus hingga kuartal ke II 2020. Bursa Asia dibuka melemah mengikuti perkembangan di Wall Street. Belum ada kabar baik yang menjadi alasan untuk bursa Asia menguat.

IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal indikator stochastic dan RSI telah berada dalam area oversold dan candlestick membentuk doji sehingga rebound teknikal berpotensi terjadi. Potensi sentimen positif dari domestik terkait dengan insentif ekonomi yang saat ini tengah dirapatkan pada hari ini.

Resistance 2 : 5,846
Resistance 1 : 5,816
Support 1 : 5,754
Support 2 : 5,722

Ada 'Obat' Corona buat Ekonomi RI, IHSG Bisa Hijau?


Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)