IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas

Artha Sekuritas - detikFinance
Senin, 02 Mar 2020 08:50 WIB
Karyawan mengamati layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (29/09/2014). IHSG berhasil bertahan di zona hijau hingga akhir perdagangan. Indeks itu ditutup pada level 5.142,01 atau rebound 0,18%,Sektor keuangan menjadi pendorong indeks dengan kenaikan 0,77%.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

IHSG ditutup melemah di level 5,452.70 (-1.49%). Pelemahan didorong oleh Misc-IND (-5.85%) dan Agriculture (-4.21%).

IHSG ditutup melemah diakibatkan kepanikan semakin parahnya penyebaran virus corona di berbagai negara, Secara trend terlihat bearish trend masih cukup kuat dan diperkirakan masih akan berlangsung dalam jangka menengah.

Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 25,409.36 (-1.39%), NASDAQ ditutup 8,567.37 (+0.01%), S&P 500 ditutup 2,954.22 (-0.82%).

Bursa US ditutup melemah pada Jumat lalu. Sedangkan fokus untuk minggu ini pada futures dari saham US yang saat ini dibuka melemah. Artinya, investor masih terus khawatir atas kondisi global terutama perkembangan COVID-19 yang mulai memakan korban di luar China khususnya di dalam US sendiri.

Bursa Asia dibuka melemah seiring dengan data ekonomi China yang melemah, dimana aktifitas pabrik pada bulan Februari cukup rendah yaitu PMI hanya tercatat pada 35.7 lebih rendah dari ekspektasi analis pada level 46.

IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal candlestick membentuk doji dengan tail yang cukup panjang. Stochastic membentuk goldencross mengindikasikan potensi rebound dalam jangka pendek sebelum melanjutkan pelemahan kembali.

Resistance 2 : 5,567
Resistance 1 : 5,510
Support 1 : 5,342
Support 2 : 5,231



Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)