Tutup Akhir Pekan, IHSG Diproyeksi Negatif

Artha Sekuritas - detikFinance
Jumat, 06 Mar 2020 08:42 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

IHSG ditutup melemah di level 5,638.13 (-0.21%). Pelemahan didorong oleh Trade (-1.06%) dan Development (-0.57%).

IHSG ditutup melemah mengalami koreksi diakibatkan aksi profit taking setelah mengalami penguatan beberapa hari terakhir cukup signifikan.

Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 26,121.28 (-3.58%), NASDAQ ditutup 8,738.59 (-3.10%), S&P 500 ditutup 3,023.94 (-3.39%).

Bursa saham US ditutup menurun tajam pada hari kamis lalu. Penurunan lebih dari sebesar 3.0% pada seluruh index di Wall Street dan 10 years treasury yield menurun di bawah 0.9%.

Pendorong utama penurunan masih disebabkan oleh penyebaran wabah coronavirus yang mengganggu perekonomian global melalui beberapa karantina dan larangan bepergian. Bursa saham Asia dibuka melemah mengikuti pergerakan Wall Street. Penyebaran virus corona yang mulai pesat di Jerman menjadi sorotan.

IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal candlestick membentuk higher high dan higher low namun stochastic mulai menyempit menunjukkan potensi mengalami koreksi. Investor akan cenderung wait and see menunggu rilis data perekonomian Amerika.

Resistance 2 : 5,758
Resistance 1 : 5,698
Support 1 : 5,596
Support 2 : 5,554

Tutup Akhir Pekan, IHSG Diproyeksi Negatif


Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)