Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 01 Apr 2020 08:40 WIB

Siap-siap, IHSG Diproyeksi Terjun Bebas Lagi

Artha Sekuritas - detikFinance
Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (8/11/2016). IHSG ditutup meroket hingga 1,57%. Foto: Ari Saputra
Jakarta -

IHSG ditutup menguat di level 4,538.93 (+2.82%). Penguatan didorong oleh Consumer (+6.26%) dan Trade (+4.98%).

IHSG ditutup menguat didorong optimisme dari kabar pemerintah US akan segera bernegosiasi dengan pemerintah Rusia terkait kesepakatan harga minyak. Kekhawatiran penyebaran corona masih membayangi dari eropa, US, dan dari dalam negeri.

Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 21,917.16 (-1.84%), NASDAQ ditutup 7,700.10 (-0.95%), S&P 500 ditutup 2,584.59 (-1.60%).

Bursa US ditutup melemah setelah Presiden Trump mengumumkan bahwa US harus bersiap untuk mengadapi 2 minggu yang sangat menyakitkan dari dampak Covid19. Proyeksi dari Whitehouse mengatakan bahwa akan ada 100,000 hingga 240,000 orang meninggal dari virus tersebut.

Hingga saat ini kematian di US sudah mencapai 3.860 orang. Fokus investor saat ini berada di perkembangan dari pandemik covid19 dan harga minyak dunia yang masih cukup rendah. Bursa Asia dibuka melemah, investor fokus pada data ekonomi dari China di mana survey aktifitas manufaktur akan rilis pada hari ini.

IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal masih dalam trend konsolidasi jangka pendek dan ada potensi untuk melemah. Investor akan menanti kepastian dari hasil pertemuan US dan Russia terkait pembahasan minyak. Kekhawatiran terkait penyebaran covid-19 diperkirakan masih akan membayangi pergerakan.

IHSG diprediksi Melemah
Resistance 2 : 4,661
Resistance 1 : 4,600
Support 1 : 4,447
Support 2 : 4,355



Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com