IHSG Diproyeksi Masih Kuat Nanjak

Artha Sekuritas - detikFinance
Selasa, 07 Apr 2020 08:47 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan hari ini ditutup di zona merah. IHSG cenderung bergerak di teritori negatif sepanjang perdagangan hari ini.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

IHSG ditutup menguat di level 4,811.83 (+4.08%). Penguatan didorong oleh Infrastructure (+5.57%) dan Agriculture (+5.09%).

IHSG ditutup menguat meskipun penyebaran corona di berbagai negara mulai mengkhawatirkan. Namun beberapa negara mulai kembali memberikan stimulus untuk menopang perekonomiannya.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 22,679.99 (+7.73%), NASDAQ ditutup 7,913.24 (+7.33%), S&P 500 ditutup 2,663.68 (+7.03%).

Bursa US ditutup menguat secara drastis setelah Presiden Trump melakukan press conference yang mengatakan bahwa saat ini terdapat 10 macam percobaan obat untuk terapi Covid-19 yang dimana research and development bekerja cukup cepat dan dalam waktu yang cepat. Hal ini terbukti dari jumlah kasus per hari di US yang mulai terlihat melambat menunjukkan bahwa US telah mencapai puncaknya dan data dari Italia serta Spanyol mulai menunjukkan perlambatan.

Saham saat ini masih di dalam bear market, risiko masih tinggi karena investor yakin harga saham belum memperhitungkan potensi penurunan pendapatan perusahaan dalam kondisi covid-19 yang menutup banyak perusahaan.

IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal candlestick membentuk long white body namun volume mulai turun dan memasuki stochastic overbought sehingga penguatan masih akan terjadi untuk jangka pendek dan rentan mengalami koreksi. Kekhawatiran akibat wabah covid-19 masih akan membayangi pergerakan.

Resistance 2 : 4,938
Resistance 1 : 4,875
Support 1 : 4,686
Support 2 : 4,560



Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)