IHSG Diproyeksi Bertahan di Zona Hijau

Artha Sekuritas - detikFinance
Selasa, 28 Apr 2020 09:00 WIB
Karyawan mengamati layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (29/09/2014). IHSG berhasil bertahan di zona hijau hingga akhir perdagangan. Indeks itu ditutup pada level 5.142,01 atau rebound 0,18%,Sektor keuangan menjadi pendorong indeks dengan kenaikan 0,77%.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

IHSG ditutup menguat di level 4,513.14 (+0.38%). Penguatan didorong oleh Infrastructure (+1.36%) dan Misc-IND (+1.30%).

IHSG ditutup menguat meskipun masih minim sentiment dan banyak ketidakpastian global. Pergerakan cenderung terbatas dikarenakan investor cenderung wait and see menunggu pernyataan The Fed.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 24,133.78 (+1.51%), NASDAQ ditutup 8,730.16 (+1.51%), S&P 500 ditutup 2,878.48 (+1.47%).

Bursa US ditutup menguat meskipun Pergerakan cukup flat di awal perdagangan, namun dengan adanya keputusan US untuk secara parsial membuka kembali beberapa kota, investor memberikan respon yang cukup positif. Investor yakin konsumsi akan pulih di kota-kota tersebut.

Namun, bursa akan tetap volatile menghadapi musim laporan keuangan 1Q2020 yang mulai terdampak dari karantina Covid-19. Bursa Asia dibuka melemah, mengikuti pergerakan harga minyak dunia yang terus melemah hingga lebih dari 24% menjadi $12.07/barrel. Selain itu investor juga masih memperhatikan perkembangan dari penyebaran covid-19.

IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal candlestick membentuk doji dan stochastic bergerak di area oversold menandakan rentang pelemahan mulai terbatas. Pergerakan akan didorong optimisme setelah US berencana membuka beberapa kota yang diharapkan mampu mendorong perekonomian. Sejauh ini masih minim sentimen dari dalam negeri.

Resistance 2 : 4,576
Resistance 1 : 4,544
Support 1 : 4,478
Support 2 : 4,444



Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)