Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 11 Mei 2020 08:49 WIB

Minim Sentimen Positif, IHSG Diproyeksi Tetap di Zona Merah

Artha Sekuritas - detikFinance
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona. Foto: Pradita Utama
Jakarta -

IHSG ditutup melemah di level 4,597.43 (-0.25%). Pelemahan didorong oleh Basic-IND (-1.51%) dan Finance (-1.19%).

IHSG ditutup melemah di tengah banyaknya ketidakpastian global. Harga minyak dunia sudah mengalami penguatan namun beberapa data ekonomi termasuk pengangguran di US masih meningkat.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 24,331.32 (+1.91%), NASDAQ ditutup 9,121.32 (+1.58%), S&P 500 ditutup 2,929.80 (+1.69%).

Bursa US ditutup menguat meskipun data ekonomi terlihat buruk. Hal tersebut disebabkan oleh optimisme dari investor bahwa dibukanya kembali kegiatan ekonomi menjadi pendorong kenaikan harga saham tersebut.

Namun tensi geopolitik dan juga kecemasan akan muncul COVID-19 gelombang ke 2 memberikan risiko. Bursa Asia dibuka menguat, investor masih terus memantau perkembangan dari pembukaan kembali ekonomi di beberapa negara.

IHSG diprediksi melemah. Pergerakan diperkirakan masih akan terbatas dikarenakan minimnya sentimen.

Investor masih akan cenderung wait and see menanti perkembangan terkait perekonomian global setelah covid-19 mulai mereda. Secara teknikal masih beregerak dalam tren konsolidasi jangka pendek.



Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com