IHSG Diproyeksi Masih Terus Loyo

Artha Sekuritas - detikFinance
Kamis, 14 Mei 2020 08:50 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

IHSG ditutup melemah di level 4,554.36 (-0.75%), pelemahan didorong oleh Basic-IND (-2.95%) dan Misc-IND (-1.41%).

IHSG ditutup melemah didorong kekhawatiran akan kembali dibukanya aktivitas perekonomian di beberapa negara yang berpotensi kembali memicu penyebaran corona yang sudah menunjukkan tanda-tanda peningkatan kasus baru Corona.

Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 23,247.97 (-2.17%), NASDAQ ditutup 8,863.17 (-1.55%), S&P 500 ditutup 2,820.00 (-1.75%).

Bursa saham US mengalami perlemahan yang tajam setelah Gurbenur Federal Reserve Jerome Powell memberikan peringatan bahwa meskipun respons ekonomi yang telah diberikan dari pemerintah dan The Fed cukuplah besar, namun stimulus tersebut masih belum berakhir.

Jerome Powel juga menambahkan bahwa kondisi saat ini memiliki ketidakpastian yang sangat tinggi dengan risiko penurunan yang sangat signifikan. Bursa Asia dibuka melemah setelah komentar Jerome Powel, kini respons dari bank sentral masing-masing negara menjadi fokus.

IHSG diprediksi melemah. Pergerakan diperkirakan masih akan terbatas dikarenakan minimnya sentimen. Investor masih akan cenderung wait and see menanti perkembangan terkait pemulihan perekonomian dan di sisi lain, akan berpotensi kembali memperluas penyebaran covid yang belum mereda.

Resistance 2 : 4,621
Resistance 1 : 4,587
Support 1 : 4,520
Support 2 : 4,487



Simak Video "IHSG Anjlok Karena PSBB Jakarta, PPP: Masyarakat Dulu Baru Ekonomi"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)