Libur Lebaran Usai, IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas

OSO Securities - detikFinance
Selasa, 26 Mei 2020 08:33 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Pada perdagangan Rabu (20/5) IHSG ditutup turun tipis 2,70 poin atau 0,06% ke level 4.545,95. Penurunan tertahan seiring dengan pelaku pasar asing yang tercatat melakukan aksi beli senilai Rp 16,54 triliun.

Sementara dari sisi indeks sektoral, tujuh sektor melemah dan 3 sektor naik. Sektor consumer goods menjadi sektor dengan pelemahan terdalam sebesar 2,59% dan sektor finance menjadi sektor dengan kenaikan tertinggi yakni sebesar 2,23%.

Terdapat 212 saham yang bergerak di zona merah, 161 saham di zona hijau dan 174 saham stagnan.

Sementara itu pada awal pekan ini (25/05) bursa saham Eropa mayoritas ditutup menguat dipimpin indeks Jerman yang naik sebesar 2,87%. Hal ini merespons positif upaya sejumlah negara yang berencana untuk membuka kembali perekonomiannya secara bertahap dan dengan melonggarkan aturan pembatasan penguncian di beberapa daerah dalam masa pandemi virus Corona.

Sedangkan, bursa Wall Street resmi diliburkan dalam rangka mengenang "Memorial Day".

IHSG ditutup turun tipis sebesar 0,06% ke level 4.545. IHSG ditutup bearish candle. Adapun indikator Stochastic netral dan MACD histogram bergerak positif dengan volume meningkat. Kami perkirakan IHSG bergerak menguat dengan pergerakan di kisaran 4.511 - 4.588.



Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)