IHSG Diprediksi Menguat Pagi Ini

Oso Securities - detikFinance
Senin, 08 Jun 2020 08:44 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Pergerakan IHSG kemarin diwarnai aksi profit taking pelaku pasar asing sebesar Rp 51 milliar. Namun kendati demikian, IHSG masih berakhir di zona hijau pada perdagangan Jumat kemarin (5/6). IHSG ditutup di level 4.947,78 atau naik sebesar 0,63%.

Penguatan IHSG juga inline dengan pergerakan di bursa Asia yang mayoritas bursanya ditutup menguat. 8 dari 10 sektor mengalami kenaikan. Sektor Misc Industry memimpin penguatan sebesar 4,13%. Sementara 2 sektor yang melemah yakni sektor Basic Industry (0,63%) dan Consumer Goods

Adapun pada perdagangan akhir pekan kemarin (05/06) bursa saham Wall Street kompak berada dalam zona hijau, dimana Dow Jones memimpin penguatan sebesar 3,15%, disusul S&P 500 dan Nasdaq yang masing-masing naik sebesar 2,62% dan 2,16%.

Penguatan tersebut seiring dengan rilisnya data dari departemen pekerjaan AS yang menandakan bahwa ekonomi AS mulai bergerak pada bulan Mei, tercatat data lapangan kerja bulan Mei naik sebanyak 2,5 juta dibandingkan bulan sebelumnya yang turun sebanyak 20,69 juta dan mendorong tingkat pengangguran turun ke level 13,3% dibandingkan sebelumnya sebesar 14,7%.

IHSG ditutup menguat sebesar 0,6% ke level 4.916. IHSG ditutup bullish candle. Adapun indikator Stochastic konsolidasi di area overbought dan MACD histogram bergerak positif dengan Volume turun.



Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)