Ada Sentimen Perbaikan Ekonomi, IHSG Diproyeksi Perkasa Lagi

Artha Sekuritas - detikFinance
Selasa, 09 Jun 2020 08:31 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

IHSG ditutup menguat di level 5,070.78 (+2.48%). Penguatan didorong oleh Finance (+4.46%) dan Agriculture (+3.82%).

IHSG Bergerak menguat didorong penguatan harga komoditas serta optimisme pemulihan ekonomi. Secara teknikal IHSG berhasil bertahan pada trend bullish setelah breakout level 5.000.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 27,572.44 (+1.70%), NASDAQ ditutup 9,924.75 (+1.13%), S&P 500 ditutup 3,232.39 (+1.20%).

Bursa saham US masih terus mengalami penguatan selama satu pekan ini. S&P 500 telah menghapus semua kerugiannya sejak penurunan di bulan Februari 2020. Pendorong utamanya adalah data ekonomi yang terlihat membaik dan juga optimisme pada pemulihan ekonomi setelah ekonomi kembali dibuka.

Kini investor akan menyoroti data jumlah pekerjaan baru dan data optimisme bisnis kecil. Sedangkan bursa saham Asia masih bercampur dimana bursa Australia meningkat hingga 3% didukung oleh saham perbankan.

IHSG diprediksi menguat. Candlestick membentuk higher high dan higher low setelah breakout resistance di level 5.000. Meskipun masih minim sentimen, investor cukup optimis perekonomian akan segera membaik. Penguatan harga komoditas juga akan mendorong penguatan.

IHSG diprediksi Menguat
Resistance 2 : 5,194
Resistance 1 : 5,132
Support 1 : 4,977
Support 2 : 4,884



Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)