IHSG Diperkirakan Menguat di Awal Pekan

OSO Securities - detikFinance
Senin, 15 Jun 2020 08:30 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Ilustrasi/Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Pada perdagangan akhir pekan kemarin (12/6) IHSG ditutup berbalik arah dari zona merah ke zona hijau di mana IHSG menguat 0,53% atau 25,60 poin ke 4.880,36. Tercatat 247 saham mengalami pelemahan, 162 saham menguat dan 170 saham bergerak datar.

Dari sisi sektoral, indeks sektor keuangan memimpin penguatan sebesar 1,80% yang diikuti sektor aneka industri yang naik 1,20%. Sementara itu, pelaku pasar asing masih mencatatkan net sell sebesar Rp 1,21 triliun.

Adapun pada akhir pekan kemarin (12/6) bursa saham Wall Street berhasil rebound di mana ketiga indeks utama, Dow Jones menguat 1,90% disusul S&P 500 dan Nasdaq yang masing-masing naik sebesar 1,31% dan 1,10%.

Pergerakan indeks selama sepekan masih seiring dengan fokus para pelaku pasar terkait pernyataan dari Federal Reserve tentang jalan panjang menuju pemulihan
dan kekhawatiran meningkatnya COVID-19 yang bisa menuju gelombang kedua sehingga membuat bisnis kembali ditutup.

Namun pernyataan pada Jumat kemarin dari Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin, yang menegaskan bahwa AS tidak dapat mematikan perekonomian lagi, hal ini kembali mendorong optimisme pasar bahwa ekonomi AS akan terus berjalan di tahun ini.

IHSG ditutup menguat sebesar 0,5% ke level 4.880. Diperkirakan IHSG bergerak menguat dengan pergerakan di kisaran 4.812-4.960.



Simak Video "IHSG Anjlok Karena PSBB Jakarta, PPP: Masyarakat Dulu Baru Ekonomi"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)