IHSG Diramal Menguat Respons Penurunan Bunga Acuan BI

NH Korindo Sekuritas - detikFinance
Jumat, 19 Jun 2020 08:55 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

IHSG ditutup melemah, ditekan oleh sektor industri dasar dan aneka industri. JCI's Top Losers: Basic Ind. (-3.6%), Misc. Ind. (-2.4%), Consumer (-1.5%) Senada dengan IHSG, INNI index ditutup melemah ditekan oleh saham-saham di sektor pertambangan yaitu INCO dan TINS.

IHSG pada penutupan perdagangan (18/06/2020) mencatatkan foreign net sell tipis sebesar Rp80 miliar. Saham BBCA mencatatkan foreign net sell terbesar mencapai Rp79 miliar.

Selain itu, saham ASII juga mencatatkan foreign net sell sebesar Rp40 miliar. Sebagai catatan, ASII akan menebar dividen tahun buku 2019 sebesar Rp214 per saham, termasuk di dalamnya dividen interim sebesar Rp57 per saham yang telah dibayarkan pada tanggal 30 Oktober 2019.

Berdasarkan RUPST, total dividen yang akan diberikan ASII mencapai Rp8,66 triliun.

Indeks utama di AS ditutup bervariasi, dimana Dow Jones melemah sedangkan indeks S&P 500 dan Nasdaq menguat tipis. Angka pengangguran mingguan dan peningkatan kasus Covid-19 masih menjadi faktor-faktor utama.

Untuk bursa dalam negeri, pergerakan IHSG hari ini akan mencoba untuk rebound setelah pengumuman penurunan suku bunga BI-7DRR dan aksi jual asing yang terlihat
sedikit mereda pada penutupan kemarin.



Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)