IHSG Diramal Menguat hingga 4.968 Hari Ini

OSO Securities - detikFinance
Selasa, 23 Jun 2020 08:30 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Perdagangan Senin (22/06) IHSG ditutup melemah sebesar 0,47c/o ke level 4,918. Pelemahan tersebut seiring dengan mayoritas pergerakan bursa saham Asia.

Selain itu pelaku pasar masih cenderung wait and see mencermati perkembangan penyebaran wabah Covid-19 global, hal ini terlihat dari transaksi harian bursa selama tiga perdagangan terakhir yang mencatatkan penurunan dibandingkan transaksi pada awal bulan ini.

Adapun aksi Netsell asing juga masih menekan pergerakan indeks di awal pekan ini, dimana total penjualan mencapai Rp 513 miliar.

Tujuh dari sepuluh indeks sektoral ditutup dalam zona merah, sektor pertambangan mencatatkan pelemahan sebesar 1,43% disusul sektor infrastruktur yang terkoreksi sebesar 1,26%.

Sementara itu, bursa saham Wall Street di awal pekan ini (22/06) kompak ditutup menguat, dimana Nasdaq memimpin penguatan sebesar 1,11% disusul S&P 500 dan Dow Jones yang masing-masing naik sebesar 0,65% dan 0,59%.

Penguatan tersebut seiring dengan munculnya harapan stimulus baru setelah anggota DPR dari partai Demokrat mengatakan rencana anggaran dana hingga US$ 1,5 triliun untuk pemilihan Infrastruktur.

Selain itu, presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga mengungkapkan akan mendukung langkah untuk memberikan bantuan kedua bagi warga AS.

IHSG ditutup melemah sebesar 0,47% ke level 4.918. IHSG ditutup bearish candle.

Adapun indikator Stochastic di rasio 74% fkat dan MACD histograsm bergerak turun dengan Volume meningkat. Kami perkirakan IHSG bergerak menguat dengan pergerakan di kisaran 4.851 - 4.968.



Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)