IHSG Diprediksi Makin Jauh Tinggalkan 5.000

Artha Sekuritas - detikFinance
Rabu, 24 Jun 2020 08:38 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 26 poin mengekor penguatan bursa global semalam. Aksi beli asing kembali muncul setelah kemarin menjual saham. Membuka perdagangan, Rabu (22/10/2014), IHSG menanjak 32,408 poin (0,64%) ke level 5.061,752.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

IHSG ditutup melemah di level 4,918.83 (-0.48%), didorong oleh Basic-Ind (-1.67%) dan Consumer (-1.25%). IHSG ditutup melemah didorong oleh masih minimnya sentimen dan masih ada kekhawatiran dari gelombang kedua wabah covid-19.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 26,156.10 (+0.50%), NASDAQ ditutup 10,131.37 (+0.74%), S&P 500 ditutup 3,131.29 (+0.43%).

Bursa saham US ditutup menguat. Meskipun terlihat optimis, namun investor masih was-was terhadap peringkat dari Dr. Anthony Fauci bahwa terdapat peningkatan kasus COVID-19 yang sangat tinggi. Di samping itu, investor masih mengamati pergolakan geopolitik dimana Penasihat Dagang US, Peter Navarro sempat mengatakan bahwa kesepakatan dagang antara US-China dibatalkan.

Namun tak lama kemudian, Presiden Trump mengumumkan bahwa negosiasi masih berlangsung. Bursa saham Asia dibuka menguat, dengan fokus pada kasus COVID-19 secara global.

IHSG diprediksi melemah. Pergerakan masih diperkirakan akan terbatas diakibatkan minimnya sentimen. Secara teknikal indikator stochastic masih melebar dalam trend turun mengindikasikan rentang pelemahan masih ada dan berpotensi melanjutkan pelemahan. Pergerakan masih dibayangi tingginya jumlah kasus harian COVID-19 baik secara global maupun dalam negeri.

IHSG diprediksi Melemah

Resistance 2 : 4,957
Resistance 1 : 4,918
Support 1 : 4,859
Support 2 : 4,839



Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)