Balik ke Level 5.000, IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas

Artha Sekuritas - detikFinance
Kamis, 09 Jul 2020 08:39 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak mampu lepas dari jeratan jaring negatif dan melemah 24 poin. Seluruh bursa di Asia pun kompak melemah.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

IHSG ditutup menguat di level 5,076.17 (+1.78%). Penguatan didorong oleh sektor Finance (+3.58%) dan Basic Ind (+1.71%).

IHSG ditutup menguat di tengah semakin tingginya kekhawatiran terkait kasus COVID-19 dimana pada hari ini jumlah kasus secara global hampir menyentuh level 12 juta.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 26,067.28 (+0.68%), NASDAQ ditutup 10,492.50 (+1.44%), S&P 500 ditutup 3,169.94 (+0.78%).

Bursa saham US ditutup menguat, dimana index Nasdaq mencatatkan rekor tertingginya. Peningkatan indeks saham mengesampingkan kasus COVID-19 yang terus meningkat di US. Investor bertaruh pada data ekonomi yang diduga akan membaik yaitu claim pengangguran yang akan diumumkan pada hari kamis ini.

Pada minggu ini, ekspektasi penambahan klaim hanya sebanyak 1.39 juta pekerja menandakan perlambatan penambahan jumlah claim pengangguran. Hanya saja investor juga menanti data pengangguran secara persentase terhadap tenaga kerja yang dipublikasikan pada Jumat ini. Bursa saham Asia dibuka menguat, menanti data konsumen dan inflasi dari China yang diduga akan membaik.

IHSG diprediksi menguat terbatas. Candlestick membentuk long white body mengindikasikan potensi penguatan.

Secara teknikal indikator stochastic bergerak di area overbought mengindikasikan rentang penguatan akan terbatas. Pergerakan masih dibayangi tingginya kasus harian COVID-19 dan masih minimnya sentimen.

Resistance 2 : 5,142
Resistance 1 : 5,109
Support 1 : 5,014
Support 2 : 4,952



Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)