Digoyang Sentimen Buruk dari AS, IHSG Hari Ini Diproyeksi Negatif

Artha Sekuritas - detikFinance
Jumat, 24 Jul 2020 08:46 WIB
Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (19/2/2016), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup jatuh 81,234 poin (1,70%) ke level 4.697,560.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

IHSG ditutup menguat. IHSG ditutup di level 5,145.01 (+0.68%), penguatan didorong oleh sektor Mining (+1.17%) dan Basic-Ind (+0.99%).

IHSG ditutup menguat didorong sentiment akan segera diproduksinya vaksin covid-19 yakni Pfizer dan BioNTech oleh pemerintah Amerika Serikat yang mendorong optimisme investor.

Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 26,652.33 (-1.31%), NASDAQ ditutup 10,461.42 (-2.29%), S&P 500 ditutup 3,235.66 (-1.23%).

Bursa saham US ditutup melemah setelah data kepekerjaan diumumkan mengecewakan. Dalam seminggu terakhir, jumlah klaim pengangguran berada pada 1.4 juta penduduk, lebih tinggi daripada ekspektasi ekonom pada 1.3 juta penduduk.

Hal tersebut mengkhawatirkan investor sebab menandakan bahwa lapangan pekerjaan cukup terhambat perkembangannya karena pandemi COVID-19. Bursa Asia dibuka melemah secara menyeluruh setelah katalis dari vaksin COVID-19 telah pudar dan investor kembali terfokus pada tensi US-China.

IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal, stochastic bergerak di area overbought yang mengindikasikan indeks akan rentan mengalami koreksi. Sentimen global cenderung negatif seiring dengan klaim pengangguran Amerika yang kembali memperlihatkan tren awal kenaikan, serta perkembangan COVID-19 di US yang terus meningkat signifikan.

Resistance 2 : 5,192
Resistance 1 : 5,169
Support 1 : 5,116
Support 2 : 5,086



Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)