Jelang Long Weekend, IHSG Diproyeksi Hijau

Artha Sekuritas - detikFinance
Kamis, 30 Jul 2020 08:52 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan hari ini ditutup di zona merah. IHSG cenderung bergerak di teritori negatif sepanjang perdagangan hari ini.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

IHSG ditutup Melemah. IHSG ditutup di level 5,111.11 (-0.04%), pelemahan didorong oleh sektor Misc-Ind (-1.33%) dan Property (-1.30%).

IHSG ditutup melemah dibayangi kekhawatiran investor terkait semakin banyaknya kasus baru COVID-19. Pergerakan cenderung terbatas menjelang FOMC meeting.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 26,539.57 (+0.61%), NASDAQ ditutup 10,542.94 (+1.35%), S&P 500 ditutup 3,258.44 (+1.24%).

Bursa saham US ditutup menguat. Penguatan didorong oleh keputusan The Fed untuk mempertahankan suku bunga di level 0 - 0.25%.

The Fed yakin ekonomi akan pulih dimana pengangguran akan menurun dan terjadi stabilitas harga. Namun, kondisi ekonomi akan sangat bergantung pada kondisi pandemi. Bursa Asia dibuka menguat setelah The Fed mempertahankan suku bunga yang memberikan sinyal bahwa kondisi ekonomi kemungkinan besar tidak akan menjadi lebih buruk.

IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal, stochastic melebar setelah membentuk deadcross di area overbought yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan. Namun demikian, investor mengapresiasi keputusan the Fed untuk mempertahankan suku bunga, sesuai dengan ekspektasi pasar. Suku bunga yang rendah akan meningkatkan risk appetite investor pada asset yang lebih berisiko.

Resistance 2 : 5,136
Resistance 1 : 5,124
Support 1 : 5,092
Support 2 : 5,072



Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)