IHSG Diprediksi Melemah Jelang Rilis Laporan Keuangan

Artha Sekuritas - detikFinance
Senin, 10 Agu 2020 08:52 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 5.143,89 (-0,66%). Pelemahan didorong oleh sektor infrastruktur (-1,73%) dan properti (-1,38%).

IHSG ditutup melemah diakibatkan tensi politik diantara Amerika Serikat (AS) dan China yang kembali memanas terkait perintah larangan bagi perusahaan atau individu AS untuk bertransaksi dengan ByteDance, China.

Bursa AS ditutup bercampur. Dow Jones ditutup 27.433,48 (+0,17%), NASDAQ ditutup 11.010,98 (-0,87%), S&P 500 ditutup 3.351,28 (+0,06%). Bursa saham AS ditutup bercampur dan mulai tertekan setelah Presiden AS Donald Trump menandatangani beberapa perintah eksekutif untuk memperpanjang pembebasan COVID-19 yang diantaranya termasuk larangan untuk menggusur penyewa dan membebaskan pajak dari pendapatan gaji.

Sedangkan dari kongres telah setuju untuk menurunkan bantuan tunai dari US$ 600 per minggu menjadi US$ 400 per minggu.

Selain itu masih akan dilanjutkan oleh kebijakan fiskal pada bulan September untuk membuka kembali sekolah dan memperbolehkan orang tua untuk bekerja di luar rumah.

Hal ini memberikan kecemasan bagi para investor bahwa pandemi justru akan kembali lebih parah dengan kebijakan-kebijakan tersebut.

IHSG diprediksi melemah dengan pergerakan di 5.082-5.218. Investor akan mencermati rilis laporan keuangan emiten kuartal II-2020 di mana saat ini adalah musim rilis laporan keuangan.



Simak Video "IHSG Anjlok Karena PSBB Jakarta, PPP: Masyarakat Dulu Baru Ekonomi"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)